Akhir Gerakan Pukulan Bunt Pada Permainan Softball

Pukulan bunt [image by www.grandstrandsportsreport.com], 
Akhir Gerakan Pukulan Bunt Pada Permainan Softball ~ Softball adalah sebuah olahraga beregu atau tim dimana setiap regu atau tim diikuti oleh 9 orang pemain, lama permainan dalam setiap pertandingan softball ditentukan oleh inning, yaitu sebanyak 7 inning. Regu atau tim yang bertanding berperan sebagai tim penyerang/pemukul dan tim penjaga,  regu/tim pemukul berganti menjadi regu penjaga setelah 3 kali bola mati.


Permainan softball dimainkan pada lapangan khusus, berbentuk bujur sangkar dengan ukuran panjang 60 ft atau 18,30 m. Lapangan untuk putra dan putri bentuknya sama, bedanya hanya pada jarak pitcher plate ke home base, untuk putra 46 ft (14,03 m) untuk putri 40 ft (12,2 m). Softball juga mewajibkan setiap pemain yang bertanding untuk menggunakan beberapa perlengkapan, misalnya glove atau sarung tangan dan helmet.

Setiap pemain softball harus menguasai beberapa teknik dasar dalam permainan ini, hal ini supaya pemain tersebut dapat berkontribusi dalam kesuksesan timnya dalam memenangkan pertandingan, walaupun terdapat beberapa faktor penentu kemenangan pertandingan softball selain penguasaan teknik dasar juga taktik dalam bermain.

Salah satu teknik yang sangat penting tersebut ialah teknik memukul bola softball, teknik ini sangat penting khususnya pada tim/regu yang mendapat giliran memukul. Dalam permainan softball dikenal dua jenis atau cara dalam memukul bola, yaitu pukulan swing dan pukulan bunt. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas pukulan bunt atau pukulan menahan bola.


Pukulan ini bisa dikatakan sebagai pukulan menipu, sebab kita pada awalnya kita seolah-olah akan melakukan pukulan swing dan memukul bola sejauh-jauhnya akan tetapi pada saat akan memukul bola malahan melakukan pukulan bunt dan bola jatuh tidak jauh dari pemukul. Nah, satu hal yang perlu kita ketahui pada teknik pukulan bunt ini yaitu bagaimana gerakan akhir setelah melakukan pukulan tumbuk ini atau bunt.

Adapun gerakan akhir setelah melakukan pukulan bunt ini ialah setelah pemukul mengenai bola, jatuhkan tongkat pemukul sambil mengambil ancang-ancang untuk berlari, kemudian berlarilah sekencang-kencangnya menuju ke base 1. Kenapa harus langsung segera lari? Karena bola yang kita pukul tadi jaraknya dengan pemain penjaga sangatlah dekat sehingga akan mudah dan cepat mereka mengambil bola dan mengumpankannya ke pemain penjaga base 1.

Berikut ini gerakan lengkap cara melakukan pukulan bunt atau pukulan menahan bola pada permainan softball.

Tahap persiapan:


  1. Berdiri dengan sikap kaki melangkah
  2. Berat badan bertumpu pada kedua kaki.
  3. Sikap badan agak condong ke depan, pinggul dan lutut rileks.
  4. Kayu pemukul (bet) dipegang erat dengan kedua tangan di atas belakang bahu.
  5. Pandangan ke arah pelempar bola (pitcher).
Tahap pelaksanaan:
  1. Pada saat pelempar bola (pitcher) melemparkan bola, langkahkan (gerakkan) salah satu kaki ke depan ke arah pelempar bola (pitcher).
  2. Kedua tangan menggenggam bet depan bada.
  3. Bola lalu dipukul dengan cara siku dibengkokkan, sedangkan kedua lengan dimanfaatkan untuk membantu pemukul dalam memantulkan bola.
Akhir gerakan:


  1. Setelah pemukul mengenai bola, jatuhkan tongkat pemukul sambil mengambil ancang-ancang untuk berlari.
  2. berlarilah sekencang-kencangnya menuju ke base 1

Demikianlah penjelasan singkat tentang bagaimana akhir gerakan pukulan bunt pada permainan softball, semoga penjelasan ini dapat menambah pengetahuan kita tentang teknik dasar memukul bola dalam permainan softball.

Related Posts:

0 Response to "Akhir Gerakan Pukulan Bunt Pada Permainan Softball"

Post a Comment