3 Cara Memegang Bat atau Tongkat Pemukul Softball

ilustrasi cara memegang stick softball [image by www.merdeka.com], 
3 Cara Memegang Bat atau Tongkat Pemukul Softball ~ Untuk menunjang sebuah permainan softball, maka sangat perlu untuk mempersiapkan beberapa peralatan serta perlengkapan yang akan digunakan saat bertanding, salah satunya ialah tongkat pemukul atau stick atau bat. Tongkat pemukul atau stick ini berfungsi sebagai alat memukul bola softball yang digunakan oleh pemain dari tim penyerang atau pemukul.


Alat pemukul atau stick yang dipakai harus sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan, di Indonesia organisasi resmi olahraga softball ialah PB PERBASASI yang menentukan panjang dari tongkat pemukul softball tidak lebih dari 86,5 cm. Tongkat pemukul atau bat biasanya terbuat dari aluminium, besi, dan kayu.

Untuk dapat memaksimalkan kekuatan pukulan maka setiap pemain harus menguasai beberapa teknik dasar dalam hal memukul bola, salah satu teknik dasar tersebut ialah teknik memegang tongkat pemukul atau stick atau bat dalam permainan softball. Setidaknya terdapat 3 cara memegang bat atau tongkat pemukul softball, yaitu pegangan bawah, pegangan tengah, dan pengangan atas.


Pegangan bawah yaitu tongkat pemukul atau stick dipegang dekat bonggol (knob) untuk meningkatkan kekuatan pegangan dan menambah kekuatan pukulan, pegangan tengah yaitu tongkat pemukul atau stick di posisi tangan bawah sekitar 2.5 - 5 cm dari knob untuk memperoleh kekuatan dan akurasi, pegangan atas yaitu stick dipegang dengan posisi tangan bawah diletakkan sekitar 7.5 - 10 cm dari knob untuk mengurangi kekuatan pukulan dan untuk mendapatkan control yang baik.

Selain jika dilihat dari cara atau teknik memukul bolanya, memegang tongkat pemukul atau bat softball dibedakan menjadi dua, yaitu cara memegang bat untuk pukulan ayunan atau swing dan cara memegang bat untuk pukulan menahan bola atau bunt. Pegangan untuk pukulan ayunan atau swing dilakukan dengan kedua tangan memegang di bagian bawah tongkat, fungsinya untuk mengeyun tongkat saat memukul bola sehingga bola jauh terpukul.


Sedangkan pegangan untuk pukulan menahan bola atau bunt dilakukan dengan salah satu tangan berada disebelah bawah tongkat pemukul dan tangan lainnya berada ditengah tongkat pemukul, fungsinya supaya bola yang dipukul jatuhnya tidak begitu jauh atau berada di antara pitcher dan catcher sehingga pemain lawan harus berlari lagi ke depan untuk mengambil bola.

Adapun cara melakukan teknik memukul bola pada umumnya yaitu sebagai berikut:
  1. Berdiri sikap melangkah, badan agak condong ke depan lutut dan pinggul rileks.
  2. Kayu pemukul/stik dipegang dengan kedua tangan di atas belakang bahu.
  3. Pandangan ke arah pitcher/pelambung
  4. Setelah bola dilemparkan pitcher, lakukan ayunan stik ke arah datangnya bola.
  5. Saat stik mau mengenai bola, lakukan pergerakan tangan dan bersamaan dengan itu tumit kaki belakang terangkat.
  6. Stik menyilang ke depan badan hingga berakhir di bahu sebelah kiri dan pandangan mengikuti arah gerakan bola.


Itulah penjelasan singkat mengenai 3 cara memegang bat atau tongkat pemukul softball dalam permainan softball, ketiga cara tersebut ialah pegangan bawah, pegangan tengah, dan pegangan atas. Semoga informasi singkat ini dapat menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai olahraga softball.

Baca juga ini:

Related Posts:

5 Posisi Pemain Penjaga Pada Permainan Softball


5 Posisi Pemain Penjaga Pada Permainan Softball ~ Pada dasarnya softball atau bisbol merupakan permainan yang dimainkan oleh dua (2) tim atau regu, dimana masing-masing tim tersebut diperkuat oleh sembilan orang pemain. Dalam permainannya kedua tim tersebut dibagi menjadi tim pemukul atau ofensif dan tim penjaga atau defensif, tim ofensif bertugas untuk mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya sedangkan tim defensif menghalangi tim ofensif dalam mencetak angka.


Untuk dapat menghalangi tim pemukul/penyerang (ofensif) dalam mendapatkan poin/angka sebanyak-banyaknya, setiap pemain tim bertahan harus dengan lugas dan cermat mematikan setiap pemain lawan yang akan mencetak angka. Maka dari itu penempatan pemain di posisi yang dikuasainya sangat penting dalam sebuah tim.

Terdapat lima (5) posisi pemain penjaga pada permainan softball yang sangat fital dalam menahan tim lawan untuk mendapatkan poin atau angka dalam permainan softball, kelima posisi pemain penjaga tersebut antara lain fielder, baseman, shortstop, pitcher, dan catcher. Sebenarnya terdapat sembilan (9) posisi pemain penjaga yang disesuaikan dengan jumlah pemain.


Pemain penjaga lainnya yaitu posisi fielder terbagi menjadi 3 yaitu left fielder, middle fielder, dan right fielder; sedangkan untuk posisi baseman atau penjaga base juga terbagi menjadi 3 yaitu first baseman atau penjaga base pertama, second baseman atau penjaga base kedua, dan third baseman atau penjaga base ketiga. Jadi jumlah pemain penjaga yaitu sembilan sama dengan jumlah pemain penjaga yang ada.

Untuk posisi kelima (5) pemain penjaga dalam lapangan softball yaitu posisi fielder berposisi atau berada pada lapangan luar yaitu dibelakang base 2, dibelakang antara base 1 dan 2, dan dibelakang antara base 2 dan 3; Sedangkan posisi baseman berada pada base 1, base 2, dan base 3; Posisi shortstop berada pada lapangan bagian dalam didepan antara base 2 dan base 3.


Sementara itu posisi pitcher berada pada tengah lapangan tepatnya dalap pitcher plate untuk melempar bola softball ke pemain pemukul lawan; Dan catcher berada pada catcher box yang terdapat dibelakang pemain pemukul lawan untuk menangkap bola yang dilemparkan oleh pitcher yang tidak dapat dipukul oleh pemain lawan.

Baca juga ini:

Related Posts:

Istilah Pitching Dalam Softball

Softball pitching [image by Stack.com], 
Istilah Pitching Dalam Softball ~ Ada beberapa istilah yang biasanya disebut dalam permaina softball, bagi orang yang baru mengenal olahraga ini pasti tidak akan mengetahui maksud atau arti dari istilah tersebut. Salah satu istilah yang yang ada dalam permainan softball yaitu Pitching, apa itu pitching?


Pitching adalah melempar bola softball yang dilakukan oleh pitcher (pelempar) kepada batter (pemukul). Jadi pitching disini merupakan istilah yang digunakan untuk lemparan atau lambungan yang dilakukan oleh pitcher. Pitching ini dilakukan oleh pitcher harus berada dalam pitching point, jarak melempar atau pitching ini yaitu:

Pada umumnya pitching dalam softball terbagi menjadi dua yaitu pitching fast pitch dan pitching slow pitch. Jarak melempar (pitching) fast pitch :
  • Puteri (dewasa) : 43 kaki (13,11 m)
  • Putera (dewasa) : 46 kaki (14,02 m)
  • Puteri (Di bawah 18 tahun) : 40 kaki (12,19 m) atau 35 kaki


  • Putera  (Di bawah 18 tahun) : 46 kaki (14,02 m)
  • Puteri (Di bawah 15 tahun) : 40 kaki (12,19 m) atau 35 kaki
  • Putera (Di bawah 15 tahun) : 46 kaki (14,02 m)
Sedangkan, jarak melempar (pitching) slow pitch :
  • Puteri (dewasa) : 50 kaki (15,24 m)
  • Putera (dewasa) : 50 kaki (15,24 m)
  • Puteri (univ) (dewasa) : 50 kaki (15,24 m)
  • Puteri (Di bawah 18 tahun) : 50 kaki (15,24 m)
  • Putera  (Di bawah 18 tahun) : 46 kaki (14,02 m)
  • Puteri (Di bawah 15 tahun) : 50 kaki (15,24 m)
  • Putera (Di bawah 15 tahun) : 46 kaki (14,02 m)


Adapun cara pitcher melakukan pitching (lemparan atau lambungan) adalah sebagai berikut:
  • Pitcher harus berdiri di pitcher's plate atau kedua kaki cukup menyentuh plate dengan tumit ujung kaki.
  • Pitcher harus menghadap ke batter.
  • Pitcher harus memegang bola jika akan melakukan pitching dan harus di depan badan.
  • Pada waktu melakukan pitching, pitcher hanya boleh melangkah satu langkah ke depan/ke arah batter dan gerakan harus simultan.
  • Putaran lengan hanya satu kali (ke belakang).


  • Pitcher hanya boleh menahan bola selama 30 detik.
  • Antarkotak bola dengan glove paling cepat 2 glove.
  • Pelanggaran terhadap ketentuan-ketentuan tersebut di atas oleh pitcher, dinyatakan ilegal pitch (tidak sah),
  • Jika terjadi ilegal pitch, bola dinyatakan mati, pelari dari base maju satu base, pemukul (batter) memperoleh tambahan bola.
Itulah penjelasan secara singkat mengenai istilah pitching dalam softball, semoga postingan ini dapat menambah wawasan serta pengetahuan teman-teman mengenai olahraga softball.

Baca juga ini:

Related Posts:

Peralatan dan Perlengkapan yang Digunakan oleh Pemain Softball

Perlengkapan softball [image by fischersports.weebly.com], 
Peralatan dan Perlengkapan yang Digunakan oleh Pemain Softball ~ Setiap olahraga mempunyai peraturan tersendiri mengenai peralatan dan peprlengkapan yang digunakan oleh pemain dalam menjalankan pertandingan, tidak terkecuali juga pada olahraga softball yang dimainkan oleh dua regu dengan sembilan orang pemain. Dalam softball terdapat beberapa peralatan dan perlengkapan yang wajib dikenakan dan digunakan saat bertanding.


Beberapa peralatan dan perlengkapan tersebut ialah helmet atau helem, glove atau sarung tangan, bat atau pemukul, bola, seragam, serta protektor untuk pemain yang berposisi sebagai catcher. Semua perlengkapan tersebut harus dan wajib dikenakan oleh setiap pemain softball, selain untuk pembeda dengan regu lain, perlengkapan juga dapat menjaga keamanan dan keselamatan.

Berikut ini akan dijelaskan secara singkat mengenai beberapa perlengkapan dan peralatan yang digunakan oleh setiap pemain softball, beserta fungsi-fungsinya bagi pemain itu sendiri.

1. Helmet


Helmet atau helem digunakan sebagai alat perlindungan untuk kepala, terlebih untuk pemain yang berposisi sebagai pemukul bola dan catcher. Dengan menggunakan helmet akan lebih aman lagi saat bebrmain sebab helmet ini akan menjaga pemain dari hantaman bola nyasar. Pada umumnya helmet softball dibedakan menjadi dua macam, yaitu Batting Helmet dan Catcher Helmet.

2. Glove
Glove atau sarung tangan merupakan salah satu perlengkapan yang wajib juga digunakan oleh pemain softball. Sarung tangan ini merupakan perlengkapan yang menutupi tangan sebagian maupun keseluruhan, pada umumnya sarung tangan berfungsi untuk melindungi tangan dari sesuatu atau berfungsi pula untuk mempermudah dalam menangkap bola.

Pada umumnya sarung tangan atau glove dalam softball terdapat tiga macam, yaitu glove softball yaitu, Finger glove, Catcher glove, dan First base mills.

3. Bat


Dalam olahraga softball tongkat yang digunakan untuk memukul bola disebut dengan bat, sedangkan pemain yang bertugas untuk memukul bola disebut dengan batter. Tongkat pemukul ini berfungsi untuk memukul bola yang dilemparkan oleh pitcher sejauh mungkin, Untuk dapat melakukan pukulan yang baik menggunakan bat maka seorang pemain softball perlu terus berlatih. Tongkat pemukul atau bat biasanya terbuat dari aluminium, besi, dan kayu, dengan panjang sekitar 86,5 cm.

4. Bola
Bola softball berbentuk bulat dan berwarna putih atau kuning, disetiap sisi bola dijahit dengan benang tebal, biasanya berwarna merah. Bola softball terbuat dari kulit sintesis atau synthetic leather. Bola softball lebih besar dibandingkan dengan bola baseball, dengan ukuran keliling bola softball sekitar 27,9 - 30,5 cm dan berat bola softball sekitar 178,0 gram - 198,4 gram.

5. Catcher Protector


Catcher protektor atau pelindung tubuh khusus dipergunakan untuk pemain yang berposisi sebagai penangkap bola atau catcher. Pelindung tubuh untuk catcher ini meliputi helmet, sarung tangan, pelindung dada atau pelindung tubuh bagian depan hingga kebawah, serta pelindung kaki atau tulang kering.

6. Uniform / Seragam Pertandingan
Setiap pemain pada suatu tim atau regu wajib untuk memakai seragam atau uniform yang berbeda dengan tim lainnya, uniform atau seragam ini berupa topi, baju, tshirt, dan celana yang sama design, bentuk potongan, warna dasar/kombinasi. Pada Uniform harus tercantum nama tim/club dibagian muka dan Nomor Punggung dibagian belakang yang tetap untuk setiap pemain. Biasanya dalam pertandingan softball Home Team menggunakan uniform warna gelap, Visiting Team menggunakan uniform warna terang.

Baca juga ini:

Related Posts:

Ukuran Lengkap Base, Home Plate, Pitcher's Plate, Batter's Box dan Catcher's Box Pada Lapangan Softball

Ukuran base dalam lapangan softball, 
Ukuran Lengkap Base, Home Plate, Pitcher's Plate, Batter's Box dan Catcher's Box Pada Lapangan Softball ~ Seperti pada olahraga lainnya, terdapat beberapa perlengkapan yang perlu di sediakan sebelum memainkan permainan softball. Salah satu perlengkapan tersebut ialah lapangan softball, lapangan softball berbentuk berlian segi empat atau diamond.


Pada bagian dalam lapangan softball terdapat beberapa tanda yang diberikan sebagai penambah perlengkapan pada lapangan softball. Beberapa tanda tersebut diantaranya base atau marka sebagai tempat hinggapnya pemain setelah melakukan pukulan, home plate sebagai tempat awal dan tempat akhirnya, pitcher plate sebagai tempat seorang pemain pelempar melempar bola.

Terdapat juga batter dan catcher box sebagai tempat pemain dan penangkap bola berada. Untuk membuat tanda-tanda tersebut tidaklah sembarangan, perlu untuk memperhatikan ukuran yang pas dan ukuran-ukuran ini telah ditentukan oleh Federasi Softball Dunia dibawah naungan ISF. Untuk itu berikut ini akan kami berikan ukuran lengkap dari Base, Home Plate, Pitcher's Plate, Batter's Box dan Catcher's Box.


Base atau marka dalam lapangan softball berjumlah 4 termasuk home plate, base tersebut diberi nomor berlawanan dengan jarum jam atau dari kanan ke kiri yaitu base satu (first base), base dua (second base), dan base tiga (third base). Base ini mempunyai bentuk segi empat dengan ukuran 38 cm x 38 cm dan tingginya 11 cm - 13 cm.
Ukuran home plate dalam lapangan softball, 
Home plate atau baisa juga disebut dengan base ke empat merupakan base yang terdapat pada awal melakukan pukulan dan akan berakhir disitu juga setelah melewati ketiga base lainnya. Home plate berbeda dengan base lainnya karena berbentuk persegi lima terbalik dengan ukuran 45 cm x 22 cm x 31,8 cm.
Ukuran pitcher plate dalam lapangan softball, 
Pitcher plate merupakan salah satu marka dimana marka ini merupakan tempat seorang pitcher atau pelempar bola melakukan lemparan. Pitcher plate berada dalam lingkaran atau pitching point, berbentuk persegi panjang dengan ukuran 60,96 cm x 15,24 cm.
Ukuran batter dan catcher box dalam lapangan softball, 
Batter box dan Catcher box merupakan wilayah dari kedua pemain tersebut (batter dan catcher) dalam wilayah ini terdapat beberapa marka yaitu home plate, tempat memukul, dan tempat penangkap bola. Bentuk batter's box persegi panjang dan terdapat dua kiri dan kanan, dengan ukuran 1 m x 2,2 m. Sedangkan ukuran catcher box berbentuk persegi terletak di belakang batter box dengan ukuran 3,05 m x 3,05 m.

Itulah penjelasan singkat mengenai ukuran lengkap base, home plate, pitcher's plate, batter's box dan catcher's box pada lapangan softball. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai olahraga softball.

Baca juga ini:

Related Posts:

3 Jenis Sliding Dalam Softball dan Cara Melakukannya

3 Jenis Sliding Dalam Softball dan Cara Melakukannya ~ Softball adalah pemain yang dimainkan oleh dua tim dimana masing-masing tim atau regu yang bermain di perkuat oleh sembilan orang pemain. Dalam permainannya kedua tim berbagi posisi, salah satu tim atau regu bertindak sebagai tim pemukul atau penyerang (ofensif) sedangkan tim yang satunya bertindak sebagai tim bertahan (defensif).


Untuk memainkan permainan ini tidak bisa sembarangan, setiap pemain harus menguasai beberapa teknik dasar yang akan digunakan dalam permainan. Salah satu teknik dasar yang perlu untuk dikuasai dan sangat penting dalam permainan softball yaitu teknik dasar sliding.

Apa yang dimaksud dengan gerakan sliding? Sliding adalah sebuah gerakan yang dilakukan sebagai upaya untuk menjangkau base dengan cepat dengan cara meluncurkan dan menyentuhkan anggota badan ke base. Tujuan sliding disini ialah untuk mengurangi laju lari ke arah base tanpa kehilangan tempo lari antarbase dan dapat berhenti tepat di atas base tersebut.

Pada umumnya terdapat 3 (tiga) jenis sliding dalam softball yang biasa dilakukan oleh pemain softball, yaitu  Straight Leg Slide (teknik sliding lurus),  Hook Slide (teknik sliding mengait), dan Headfirst Slide (teknik sliding dengan kepala lebih dahulu). Bagaimana cara melakukan ketiga jenis sliding dalam softball tersebut? Berikut ini langkah-langkahnya.


Cara melakukan Straight Leg Slide (teknik sliding lurus), yaitu:
  1. Melakukan awalan dengan berlari sekencang-kencangnya lurus kedepan menuju base.
  2. Setelah mendekati base, tubuh dijatuhkan dengan dengan posisi salah satu kaki lurus ke depan dan kaki satunya ditekukkan ke dalam.
  3. Posisi tangan saat meluncur berada dibawah dengan telapak tangan seolah-olah dijadikan sebagai rem.
  4. Saat kaki mencapai base, langsung berdiri.
Teknik sliding lurus
[image by www.youtube.com/watch?gl=ID&hl=id&v=Mcrc6gCZiZs]
Cara melakukan Hook Slide (teknik sliding mengait), yaitu:
  1. Melakukan awalan dengan berlari sekencang-kencangnya menuju base.
  2. Saat hendak mendekati base, arah lari di diubah ke sebelah luar base.
  3. Tubuh dijatuhkan dengan kaki terlebih dahulu meluncur, dan posisi badan dimiringkan menghadap base.
  4. Posisi tangan saat melakukan sliding siap untuk menyebtuh base.
  5. Pada akhir gerakan posisi badan tirap dengan salah satu tangan memegang base.
Teknik sliding mengait
[image by www.youtube.com/watch?v=_IhhCmgZvLI], 
Cara melakukan Head first Slide (teknik sliding dengan kepala lebih dahulu), yaitu:
  1. Melakukan awalan dengan berlari sekencang-kencangnya menuju base yang dituju.
  2. Saat hendak mendekati base, badan diluncurkan dengan posisi kepala terlebih dahulu, posisi tangan keduanya lurus kedepan siap menyentuh base, sedangkan kaki sebagai penolak agar luncuran lebih kencang.
  3. Wajah menghadap ke depan, jangan menghadap kebawah.
  4. Pada akhir gerakan kedua tangan menyentuh base dan kemudian tubuh kembali ke posisi berdiri.
Teknik sliding dengan kepala terlebih dahulu
[image by www.youtube.com/watch?v=i4dewKvfk2k], 
Itulah penjelasan singkat tentang 3 Jenis Sliding Dalam Softball dan Cara Melakukannya, semoga informasi ini dapat menjawab pertanyaan anda mengenai teknik sliding dalam permainan softball dan semoga informasi ini dapat menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai olahraga softball.

Baca juga ini:

Related Posts:

Cara Mendapatkan Run dan Home Run Dalam Permainan Softball

Bola home run softball [image by InsideSoCal.com], 
Cara Mendapatkan Run dan Home Run Dalam Permainan Softball ~ Dalam beberapa peraturan, olahraga softball tidak jauh berbeda dengan olahraga baseball. Pada kedua olahraga ini dikenal dua istilah dalam perhitungan poin atau skor, yaitu istilah Run dan Home Run. Run merupakan skor yang didapat oleh pelari atau runner dengan melewati setiap base dengan diselingin pukulan.


Sementara itu Home Run merupakan skor atau poin yang didapat oleh pemukul dengan melakukan pukulan yang baik sehingga pemukul tersebut dapat lari melewati semua base dengan selamat. Adapun cara mendapatkan run dan home run dalam permainan softball serta perhitungan pemberian skor akan kita bahas berikut ini.

Cara mendapatkan run dan home run telah kita singgung pada awal postingan ini, run atau skor dihasilkan dengan cara melewati setiap base dengan diselingi pukulan dari temannya. Setiap base yang di singgahi pemain tersebut akan mendapatkan run atau skor 1, sehingga jika pemain itu dapat kembali ke home plate dengan aman maka akan mendapat total run atau skor 3.


Adapun cara mendapatkan Home run yaitu dengan cara melakukan pukulan yang sempurna, jauh melewati lapangan dan sulit untuk ditangkap dan dikembalikan oleh pemain bertahan, sehingga pemain pemukul tadi dapat dengan mudah melewati setiap base secara langsung dan kembali ke home plate dengan selamat tanpa diselingi oleh pemukul berikutnya. Skor yang didapat ialah 6.

Untuk mendapatkan run dan home run dalam softball setiap pemain perlu melatih teknik dasar, seperti teknik dasar berlari, teknik dasar sliding, dan teknik dasar memukul bola. Ketiga teknik dasar tersebut sangat berperan dalam terciptanya skor run dan home run dalam pertandingan.


Itulah penjelasan dan informasi singkat mengenai cara mendapatkan run dan home run dalam permainan softball, semoga informasi ini dapat menambah wawasan serta pengetahuan kita semua mengenai olahraga pukul yang satu ini, dan semoga olahraga ini lebih berkembang lagi di Indonesia.

Related Posts:

Istilah Tie Break Dalam Permaina Softball

Tie break softball [image by softball.isport.com], 
Istilah Tie Break Dalam Permaina Softball ~ Saat ini olahraga softball sudah sangat berkembang dan banyak dimainkan di oleh banyak negara, tak terkecuali di Indonesia. Akan tetapi di Indonesia olahraga ini kurang diminati oleh masyarakat, hanya di kota-kota besar saja olahraga softball dimainkan, berbeda dengan olahraga kasti yang mirip dengan softball.


Bagi orang yang masih baru, istilah-istilah yang terdapat dalam permainan softball masih belum dikenali. Ada sebuah istilah yang sering digunakan saat dalam pertandingan softball, istilah tersebut ialah Tie Break. Apa itu tie break? ternyata tie break merupakan sebuah peraturan yang digunakan saat terjadi skor imbang atau sama (tie).

Dalam sebuah pertandingan softball memainkan sampai 7 inning atau babak, dan apabila pertandingan sudah berlangsung 7 innings penuh dan hasil pertandingan masih sama (tie), maka pertandingan akan dilanjutkan dengan mengunakan peraturan “tie breaker”.


Peraturan tie break ini ialah penambahan inning tambahan yang dimainkan sampai salah satu tim keluar sebagai pemenang. Pada permulaan pertandingan, tim yang menjadi tuan rumah (home team) mendapat giliran melempar, sedangkan tim tamu (visitor) mendapat giliran memukul.

Itulah penjelasan singkat mengenai istilah tie break dalam permainan softball, bagaimana? sekarang sudah tau arti dari istilah tie break dalam softball? Semoga informasi singkat ini dapat menambah wawasan serta pengetahuan teman-teman mengenai olahraga softball ini dan semoga olahraga softball dapat berkembang di Indonesia dan dapat bersaing di kancah internasional.

Baca juga ini:

Related Posts:

Istilah Run dan Home Run Dalam Permainan Softball

Pemain yang mencetak home run [image by www.mgoblue.com], 
Istilah Run dan Home Run Dalam Permainan Softball ~ Softball merupakan olahraga yang dimainkan oleh dua tim, dimana masing-masing yang bertanding beranggotakan sembilan orang pemain. Dalam permainan softball salah satu tim bertindak sebagai tim penjaga dan satu tim lainnya bertindak sebagai tim penyerang atau pemukul. pergantian posisi tim ini akan dilakukan setelah tim penyerang atau pemukul mendapat 3 kali out.


Olahraga softball dan olahraga Baseball mempunyai banyak kesamaan, salah satunya ialah dalam hal istilah. Beberapa istilah dalam kedua olahraga ini sama digunakan, dalam olahraga softball dan baseball dikenal dua istilah dalam pemberian angka atau skor, istilah tersebut ialah Run dan Homme Run. Apa itu Run dan Home Run?

Run ialah istilah yang digunakan dalam permainan softball untuk menyebut angka atau skor yang didapat oleh seorang runner atau pelari dengan melewati semua base dengan diselingi pukulan dari pemain lainnya. Sedangkan Home Run ialah angka atau skor yang didapat oleh seorang pemain dengan melewati semua base tanpa diselingi pukulan lain.


Bagaimana cara menghasilkan Run atau angka? Skor atau run dihasilkan dari seorang runner berlari menginjak semua marka secara berurutan dan kembali menginjak home plate. Setiap pelari yang berhasil mengelilingi dan menginjak home plate mendapat satu angka.

Sedangkan cara menghasilkan Home Run ialah dengan memukul sekeras-kerasnya bola hingga keluar lapangan atau bola yang dipukul tidak dapat ditangkap dan dikembalikan oleh pemain penjaga sehingga pemain pemukul tersebut dengan aman menginjak semua base dan home plate.


Itulah penjelasan singkat mengenai istilah run dan home run dalam permainan softball, semoga penjelasan singkat ini dapat menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai olahraga softball dan olahraga ini dapat berkembang lebih baik lagi kedepannya.

Baca juga ini:

Related Posts:

Istilah Inning Dalam Permainan Softball

Tim penjaga mematikan lawan [image by www.vnews.com], 
Istilah Inning Dalam Permainan Softball ~ Softball merupakan olahraga bola kecil yang dimainkan oleh dua tim, dimana masing-masing tim atau regu beranggotakan 9 orang pemain. Dalam permainan softball kedua tim atau regu tersebut dibagi menjadi dua yaitu tim bertahan defensif dan tim menyerang atau ofensif.


Adapun tujuan dari tim bertahan atau ofensif ialah berusaha untuk mematikan batter dan runner pemain lawan agar tidak dapat mencetak angka atau run, sedangkan tujuan dari tim penyerang ialah berusaha untuk mencetak run atau angka sebanyak-banyaknya dengan berlari sekencang-kencangnya melewati base atau memukul bola sejauh-jauhnya.

Dalam permainan softball dikenal beberapa istilah yang mungkin untuk orang yang baru mengenal softball tidak begitu familiar, yaitu istilah inning. Apa itu inning? Inning sama dengan babak pada olahraga lainnya, dalam softball inning ini berjumlah 7 dan setiap inningnya tim yang mendapat giliran memukul mendapat kesempatan 3 kali mati (out) sebelum giliran memukul digantikan tim yang bertahan.


Jadi tim pemukul atau menyerang berusaha supaya mencetak run sebanyak-banyak sebelum dimatikan oleh tim penjaga, sementara itu tim penjaga berusaha untuk mematikan pemain pemukul dengan cara mematikan pemain pemukul lawan dan pemain yang berlari ke base sebanyak 3 kali untuk mendapat giliran memukul dan mencetak skor.

Jika dalam inning yang ditentukan waktu sudah habis dan kedua belah tim dalam keadaan seri, inning tambahan dimainkan sampai salah satu tim keluar sebagai pemenang. Kondisi itu disebut dengan istilah tie break atau seri.


Itulah penjelasan singkat tentang istilah inning dalam permainan softball, semoga penjelasan ini dapat menambah wawasan serta pengetahuan kita tentang olahraga softball dan semoga olahraga ini dapat lebih berkembang lagi kedepannya. Ikuti terus informasi-informasi terbaru lainnya tentang olahraga softball di blog ini.

Baca juga ini:

Related Posts:

2 Macam Helmet atau Helm Dalam Permainan Softball

2 macam helmet atau helm softball,
2 Macam Helmet atau Helm Dalam Permainan Softball ~ Selain sarung tangan atau biasa disebut glove yang wajib digunakan oleh pemain softball saat bertanding, terdapat pula satu perlengkapan lainnya yang wajib untuk digunakan walaupun tidak semua pemain yang bertanding menggunakannya. Perlengkapan tersebut ialah helmet atau helm.


Memang tidak semua pemain yang bertanding dalam permainan softball menggunakan helmet atau helm, jika kita menyaksikan pertandingan softball pemain penjaga serta pemain yang melambungkan bola hanya menggunakan topi sebagai pelindung kepala. Hanya Batting serta Catcher yang menggunakan helmet saat bermain.

Helmet yang digunakan oleh pemain yang berposisi sebagai pemukul bola atau batting dan penangkap bola atau catcher berfungsi untuk melindungi kepala mereka dari terjangan bola yang dilambungkan atau dilemparkan oleh pitcher atau pemain pelempar bola. Kiranya bola yang dilempar atau dilambungkan tersebut tidak sengaja mengarah ke bagian kepala pemain.


Pada umumnya terdapat dua jenis atau macam helmet yang digunakan dalam permainan softball, yaitu Batting Helmet, helm ini wajib dipakai oleh setiap pemain pada saat memukul bola dan saat menjadi pelari di base; dan jenis helm yang kedua yaitu Catcher Helmet wajib dikenakan oleh setiap catcher pada waktu bertugas dilapangan,baik waktu melakukan pemanasan maupun pada waktu pertandingan.

Perbedaan dari kedua helmet atau helm tersebut sangat jelas jika kita perhatikan, batting helmet mempunyai bentuk seperti topi dengan pelindung kepala belakang serta pelindung telinga. Sementara itu catcher helmet lebih aman lagi yaitu dengan tambahan pelindung wajah hingga ke bawah mirip dengan helm motor cross (perhatikan gambar diatas).


Itulah penjelasan singkat mengenai 2 macam helmet atau helm yang digunakan dalam permainan softball, semoga penjelasan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita mengenai olahraga softball dan semoga olahraga ini dapat berkembang luas lagi di Indonesia.

Baca juga ini:

Related Posts:

3 Macam Sarung Tangan atau Glove Softball

3 Macam Sarung Tangan atau Glove Softball
3 Macam Sarung Tangan atau Glove Softball ~ Softball merupakan olahraga perpaduan antara teknik memukul, melempar, menangkap, dan berlari, maka dari itu untuk memainkan olahraga ini diperlukan beberapa perlengkapan yang harus dikenakan oleh setiap pemainnya. Salah satu perlengkapan yang sangat wajib untuk dimiliki oleh setiap pemain softball kkecuali pemain pemukul ialah sarung tangan atau glove.


Sarung tangan atau glove ini sangat membantu pemain dalam hal menangkap bola yang dilempar oleh teman atau bola hasil pukulan dari pemain lawan, dengan menggunakan glove tangan dengan mudah mencengkeram bola sebab ukuran glove yang lebih besar dari telapak tangan sehingga bola tidak akan lolos, dengan syarat teknik menangkap bola sudah bagus.

Pada umumnya sarung tangan atau glove dalam permainan softball digunakan oleh pemain penjaga, sarung tangan ini biasanya dibedakan menjajdi tiga (3). Perbedaan sarung tangan ini ditentukan oleh posisi pemain yang menggunakan sarung tangan atau glove tersebut, 3 macam sarung tangan atau glove softball yaitu, Finger glove, Catcher glove, dan First base mills.


Finger glove biasanya digunakan oleh semua pemain lapangan; Catcher glove biasanya digunakan oleh pemain yang berposisi sebagai catcher; Sedangkan First base mills biasanya digunakan oleh pemain yang berposisi sebagai penjaga base pertama. Sarung tangan atau glove softball selalunya terbuat dari kulit agak tebal agar kuat dan tahan lama. Sarung tangan softball berukuran 38 × 38 cm dan beratnya 283 gram.

Itulah penjelasan singkat mengenai 3 macam sarung tangan atau glove yang digunakan dalam permainan softball, semoga informasi ini dapat menambah wawasan serta pengetahuan kita mengenai olahraga softball serta semoga saja olahraga ini banyak peminatnya di Indonesia sehingga dapat bersaing dengan negara lain.

Baca juga ini:

Related Posts: