Bentuk dan Fungsi Pitcher Plate

Pitcher plate [image by www.stack.com], 
Bentuk dan Fungsi Pitcher Plate ~ Dalam pemain yang bertugas untuk melempar atau melambung bola disebut dengan Pitcher, pitcher merupakan pemain yang bertugas sebagai pelambung atau pelempar bola yang akan dipukul oleh pemain lawan. Posisi seorang pitcher terletak ditengah lapangan dalam atau infield, tepatnya di area khusus pitcher yang diistilahkan dengan Pitcher Plate.


Pitcher plate berbentuk segi panjang atau balog dengan ukuran 60x15 meter, sementara itu wilayah khusus untuk pelempar atau pelambung bola disebut dengan zona strike (strike zone), yaitu di atas home plate dengan ukuran diameter 5.47 m. Pitcher plate ini terbuat dari karet, kayu, atau beton yang ditanam serata dengan tanah.

Adapun fungsi dari pitcher plate itu sendiri ialah sebagai tempat atau posisi awal seorang pitcher dalam melakukan lemparan atau lambungan bola ke arah pemain pemukul lawan.
Adapun cara seorang pitcher dalam melempar atau melambungkan bola ialah:
  • Posisi awal : berdiri diatas pitcher plate dengan sikap melangkah dan kedua kaki lurus tetap kontak dengan tanah, pandangan tertuju kepada pemukul, bola dipegang di depan badan,


  • Gerakan : tangan yang memegang bola (kanan) putar ke atas ke belakang dan mengarah ke depan, pada saat tangan berada di belakang, kaki kiri melangkah ke depan, setelah tangan kanan berada di samping badan lepaskan bola, ketinggian bola kurang lebih di atas lutut setinggi pinggang,
  • Akhir gerakan : kaki kanan di depan, sementara kaki kiri tetap menginjang pitcher plate, berat badan dibawa ke depan, pandangan tertuju ke arah bola, arah bola lurus dan ketinggian bola di atas lutut.
Itulah penjelasan singkat mengenai bentuk dan fungsi pitcher plate, semoga informasi yang kami berikan dapat menambah wawasan dan pengetahuan teman-teman mengenai olahraga softball. Ikuti terus informasi informasi menarik lainnya tentang softball di blog Softball Tutorial ini.

Baca juga ini:

Related Posts:

Pukulan yang Dilakukan Tanpa Menggunakan Ayunan Lengan Dalam Permainan Softball

Pukulan bunt [image by wiganurlatifa.blogspot.com], 
Pukulan yang Dilakukan Tanpa Menggunakan Ayunan Lengan Dalam Softball ~ Teknik dasar pukulan emrupakan salah satu teknik dasar yang harus dikuasai oleh pemain softball, tujuan melakukan pukulan ialah untuk memukul bola sejauh-jauhnya agar susah ditangkap oleh pemain lawan atau pemain penjaga. Akan tetapi ada salah satu cara memukul bola yang dilakukan untuk tujuan mengecoh lawan agar sulit menangkap bola tanpa memukulnya sejauh mungkin.


Cara pukulan tersebut disebut dengan pukulan bunting, pukulan bunting atau bunt adalah Suatu pukulan yang dilakukan dengan menggerakkan pemukul ke arah bola ke depan, atau pukulan yang dilakukan dengan kayu pemukul yang diam (tidak diayunkan) dengan maksud agar bola jatuh dekat home-base.

Pada umumnya dalam softball dikenal dua cara memukul bola yaitu memukul bola dengan cara swing dan memukul bola dengan cara bunt atau bunting. Memukul bola dengan cara bunt atau bunting dilakukan tanpa menggunakan ayunan atau tidak banyak menggunakan banyak tenaga dalam melakukan pukulan.


Sebab pukulan ini hanya menempatkan bola didekat pemukul sehingga pemain penjaga akan kesulitan untuk mendapatkan bola tersebut, sementara pemain penjaga berlari untuk mendapatkan bola, pemukul tadi dengan cepat berlari menuju base atau tempat pemberhentian. Adapun cara melakukan teknik memukul bola dengan cara bunting ini adalah:

1. Sikap persiapan untuk melakukan pukulan bunting
  • Berdiri dengan sikap kaki melangkah.
  • Bberat badan bebrtumpu pada kedua kaki.
  • Sikap badan agak condong ke depan, pinggul dan lutut rileks.
  • Kayu pemukul atau bet dipegang erat dengan kedua tangan diatas belakang bahu.
  • Pandangan ke arah pelempar atau pitcher.
2. Tahap pelaksanaan untuk melakukan pukulan bunting


  • Pada saat pelempar bola atau pitcher melempar bola, langkahkan atau gerakkan salah satu kaki ke depan ke arah pelempar bola atau pitcher.
  • Kedua tangan memegang bet di depan badan.
  • Bola dipukul dengan cara siku dibengkokkan, sedangkan kedua lengan dimanfaatkan untuk membantu pemukul dalam memantulkan bola.
3. Akhir gerakan untuk melakukan pukulan bunting
  • Kedua kaki berdiri terbuka selebar bahu, kedua lutut direndahkan.
  • Badan agak condong ke depan.
  • Pandangan mengikuti arah gerakan bola.


Untuk lebih jelasnya mengenai cara melakukan pukulan bunt atau pukulan tanpa menggunakan ayunan lengan, silahkan teman-teman menyaksikan videonya dibawah ini.

Demikian penjelasan singkat pertanyaan pukulan yang dilakukan tanpa menggunakan ayunan lengan, dan jawabannya ialah pukulan bunt, atau bunting atau pukulan tumbuk. Semoga informasi ini dapat menambah pengetahuan teman-teman mengenai olahraga softball serta dapat bermanfaat untuk teman-teman sekalian.

Baca juga ini:

Related Posts:

Keberhasilan Seorang Batter Dalam Melakukan Pukulan Bunt

Pukulan bunt [image by wiganurlatifa.blogspot.com], 
Keberhasilan Seorang Batter Dalam Melakukan Bunt Dalam Softball ~ Teknik pukulan atau memukul bola merupakan teknik yang harus dikuasai oleh pemain softball khususnya saat menjadi tim penyerang, sebab dengan menguasai teknik tersebut akan membuat tim mendapatkan banyak poin saat bola dipukul jauh atau bola yang dipukul sulit untukditangkap oleh tim lawan atau tim penjaga.


Dalam olahraga softball dikenal dua bentuk teknik pukulan, yaitu teknik memukul bola dengan ayunan penuh (swing) dan memukul bola tanpa ayunan (bunt). Pukulan tanpa ayunan atau bunt adalah teknik memukul bola tanpa harus mengayunkan pemukul tetapi cukup menahan arah datangnya bola sehingga bola akan jatuh dekat dengan si pemukul.

Melakukan pukulan bunt mempunyai tingkat kesulitanter sendiri, maka dari itu perlu konsentrasi tinggi dan pengamatan terhadap bola merupakan kunci keberhasilan seorang batter dalam melakukan pukulan bunt ini. Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan saat akan melakukan pukulan bunt, hal tersebut antara lain.
  • Teknik memegang alat pemukul (grip), yaitu pegang stik di bagian pegangan di atas knop, dengan posisi ruas jari-jari kedua membentuk satu garis lurus.


  • Cara berdiri (stand), berdiri di dalam batter boxes dengan kedua kaki kangkang, dengan berat badan di kaki belakang.
  • Cara menggeserkan kaki depan (stride), yaitu pada waktu akan mengayun stik, kaki depan digeser atau dilangkahkan ke arah datangnya bola.
  • Cara mengayunkan stik (swing), yaitu ayunkan stik dengan cara mendorong ke depan sambil 
  • meluruskan siku. Sedangkan memukul bola tanpa ayunan (bunting), dilakukan dengan cara memukul bola perlahan agar jatuhnya tidak jauh dari tempat pemukul itu sendiri.
  • Gerak lanjut (follow through), yaitu setelah melakukan swing dengan impak bola yang benar, maka memutar badan ke arah pukulan dengan menjaga keseimbangan sebagai gerak lanjutnya.
Setelah mengetahui hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam melakukan pukulan ini maka saatnya kita mencoba untuk melakukan pukulan bunt. Adapun cara melakukan pukulan bunt ini adalah sebagai berikut.

Tahap persiapan


  • Berdiri dengan sikap kaki melangkah
  • Berat badan bertumpu pada kedua kaki.
  • Sikap badan agak condong ke depan, pinggul dan lutut rileks.
  • Kayu pemukul (bet) dipegang erat dengan kedua tangan di atas belakang bahu.
  • Pandangan ke arah pelempar bola (pitcher).
Tahap pelaksanaan
  • Pada saat pelempar bola (pitcher) melemparkan bola, langkahkan (gerakkan) salah satu kaki ke depan ke arah pelempar bola (pitcher).
  • Kedua tangan menggenggam bet depan bada.
  • Bola lalu dipukul dengan cara siku dibengkokkan, sedangkan kedua lengan dimanfaatkan untuk membantu pemukul dalam memantulkan bola.
Akhir gerakan


Related Posts:

Pemain yang Bertugas Melakukan Lemparan atau Melambungkan Bola Dalam Permainan Softball

Pelambung atau pelempar bola softball [image by hbucollegian.com], 
Pemain yang Bertugas Melakukan Lemparan atau Melambungkan Bola Dalam Softball ~ Dalam olahraga softball, khususnya pada tim penjaga, terdapat beberapa posisi yang harus ditempati oleh pemain. Posisi tersebut harus ditempati oleh pemain yang memang mahir dalam posisi tersebut, diantaranya ialah posisi pemain penjaga base, pemain penjaga lapangan luar, pemain pelempar dan penangkap bola.


Terdapat satu pemain yang bertugas untuk melakukan lemparan atau melambungkan bola, siapakah dia? Pemain yang bertugas untuk melakukan lemparan atau melambungkan bola ke pemain pemukul lawan dalam pertandingan softball dinamakan Pitcher. Pitcher adalah pemain yang bertugas sebagai pelambung/pelempar bola dalam olahraga softball/baseball, atau pelempar bola dalam softbal, atau pelambung bola.

Selain bertugas untuk melakukan lemparan atau melambungkan bola, seorang pitcher juga mempunyai tugas lainnya yaitu Membantu tugas pemain yang menempati posisi di belakang home plate; Menjaga base I ketika penjaga base I (first baseman) mengambil bola; Membantu menjaga area di belakang base II dan base III, ketika ada lemparan dari outfield; dan Membantu penjagaan jika ada lemparan ke arah home plate.


Pitcher atau pelambung bola mempunyai wilayah khusus dalam lapangan softball yang disebut zona strike (strike zone), yaitu di atas home plate. Strike zone adalah posisi bola dalam wilayah pukul batter, ketinggian bola antara bahu dan lutut batter.

Pada saat melempar, pitcher akan berusaha membuat bola strike, supaya batter kesulitan memukul bola, walaupun bola berada di zona pukulnya. Tantangan seorang pitcher adalah melempar dengan kecepatan tinggi dan dengan sasaran yang tepat.


Pitcher memiliki cara lemparan atau lambungan yang spesial, sebab seorang pitcher dituntut agar bola yang dilemparkannya tidak dapat dipukul oleh pemukul lawan.Berikut ini teknik cara melakukan pukulan pitcher.
  • Berdiri sikap melangkah, kedua kaki lurus, dan pandangan tertuju kepada pemukul.
  • Bola dipegang didepan badan.
  • Tangan pemegang bola (kanan) putar kebelakang dan ke atas mengarah kedepan.
  • Lepaskan bola setelah tangan kanan berada disampng badan ketinggian bola setinggi pinggang.
  • Akhir gerakan, kaki kanan didepan dan berat badan dibawa ke depan pandangan tertuju ke arah gerakan bola.
Berikut ini video tentang teknik melempar bola pitcher dalam permainan softball.

Related Posts:

Cara Menangkap Bola Datar (Straight Ball) Pada Permainan Softball

Menangkap bola datar [image by www.columbiatribune.com], 
Cara Menangkap Bola Datar (Straight Ball) Pada Softball ~ Ssoftball merupakan olahraga yang banyak menggunakan teknik melempar dan menangkap, kedua teknik ini sangat perlu anda kuasai dalam bermain softball. Khusus untuk teknik dasar menangkap bola, di bedakan menjadi tiga jenis atau cara yaitu menangkap bola datar (straight ball), menangkap bola lambung atau atas, dan menangkap bola menggelinding atau bawah (ground ball).


Dari ketiga jenis tangkapan tersebut mempunyai kesulitan tersendiri saat melakukannya, dan perlu dilakukan berulang-ulang. Salah satu tangkapan yang sulit dan masih banyak yang belum menguasainya ialah tangkapan bola datar atau lurus, sebab kita harus agak sedikit merendahkan badan untuk menangkapnya.

Untuk membantu anda dalam melakukan tangkapan bola datar dalam softball, berikut ini kami berikan caranya agar anda bisa melakukannya.
  • Berdiri, kaki sedikit dibengkokkan ke bawah, glove dihadapkan kearah depan pelempar.


  • Gerakan badan ke arah datangnya bola.
  • Tangkap bola dengan glove dan tarik ke arah badan agar bola tidak memantul keluar.
  • Tangan yang lain kemudian memegang bola dengan cepat dan siap melemparkan bola sasaran yang lain sesudah bola ditangkap.
Cara tersebut anda latih dan lakukan setiap hari selama latihan, dengan begitu anda akan dengan cepat menguasai teknik menangkap bola datar atau straight ball. Selamat mencoba. Berikut ini video tentang cara melakukan teknik melempar dan menangkap bola pada permainan softball.

Baca juga ini:

Related Posts:

Pengertian Base Dalam Permainan Softball

Base softball [image by quotesgram.com], 
Pengertian Base Dalam Olahraga Softball ~ Softball dimainkan pada lapangan khusus, pada lapangan softball tersebut terdapat disetiap sudutnya terdapat semacam tempat pemberhentian untuk pemain setelah melakukan pukulan. Tempat pemberhentian tersebut dinamakan base. Apa pengertian base dalam olahraga softball? (Baca : Lapangan Softball Beserta Keterangannya)


Dalam olahraga softball Base dapat diartikan sebagai Tempat hinggap pelari pada pertandingan softball, atau Tempat hinggap pemain softball yang terdapat di tiap pojok lapangan, atau bisa juga sebagai Marka yang dijadikan sebagai tempat hinggap pemain. (Baca : Istilah yang Terdapat Dalam Permainan Softball)

Pada olahraga softball terdapat tiga tempat pemberhentian pemain atau base, yaitu base satu, base dua, dan base tiga. Disetiap base tersebut terdapat penjaga base yang disebut dengan baseman. Baseman ini bertugas untuk menjaga base dengan cara menerima bola dari teman sebelum pemain lawan menginjak base. (Baca : Tugas Penjaga Base I (First Baseman), II (Second Baseman) dan III (Third Baseman))


Setiap pemain softball yang selesai memukul harus berlari sekuat tenaga menuju ke base satu, kemudian dia bersiap untuk berlari ke base kedua setelah pemain pemukul selanjutnya berhasil memukul bola dan begitu seterusnya. Ada dua teknik dasar olahraga softball yang perlu dikuasai saat akan menuju ke base, yaitu teknik berlari dan teknik sliding. (Baca : Teknik Dasar yang Harus Dikuasai Oleh Tim Penyerang (Pemukul) Dalam Permainan Softball)

Sementara itu, untuk pemain penjaga base harus menguasai teknik dasar melempar dan menangkap bola. Sebab penjaga ini akan menerima lemparan bola dari pemain penjaga outfilder atau melakukan operan ke teman lainnya dengan cara melempar. (Baca : Teknik Dasar yang Harus Dikuasai Oleh Tim Bertahan (Penjaga) Dalam Permainan Softball)

Baca juga ini:

Related Posts:

Penemu atau Pencipta Permainan Softball

Softball tempo dulu [image by culture20s30s.wikispaces.com], 
Penemu atau Pencipta Olahraga Softball ~ Olahraga sofball lahir di Amerika Serikat, yang ditemukan di Gedung Olahraga Farragut Boat Club Chicago, Illinois pada 16 September 1887 secara tidak sengaja oleh George Hancock. Awalnya terdapat beberapa alumni Universitas Yale dan Harvard sedang mendengarkan hasil akhir pertandingan sepakbola Amerika antar Yale dan Harvard di klub Farragut Boat.


Setelah skor akhir diumumkan, yaitu kemenangan Yale, seorang alumnus Yale dengan antusias melempar sebuah sarung tinju ke pendukung Harvard. Seseorang dengan reflek mengambil sebuah tongkat dan memukul ke arah sarung tinju itu. Melihat hal itu memberikan sebuah ide seorang reporter Chicago Board of Trade, George Hancock. Dia menyarankan untuk membuat sebuah pertandingan di dalam ruangan dengan bola yang dibuat dari sarung tinju yang dilempar tadi.

Dia mengambil sarung tinju itu dan mengikatnya dengan erat memakai sebuah tali, supaya menyerupai bola. Kemudian dengan beberapa buah kapur, Hancock menandai lantai Farragut Boat menyerupai lapangan bisball. Sebagai pemukul digunakanlah sebuah sapu.


Tim dibagi menjadi dua dan Hancock meneriakkan kata-kata “Play ball”, maka dimulailah pertandingan itu dengan skor akhir 44-40. Semenjak itu olahraga baseball versi dalam ruangan dikenal. Dinamakan indoor baseball. Karena bentuk bola yang berubah-ubah. Nama softball sebelumnya menyesuaikan material yang digunakan untuk membuat bolanya, jadilah nama-nama yang digunakan waktu itu yaitu kitten ball, army ball, mush ball, dan juga indoor-outdoor, recreation ball, dan playground ball.

Sumber pustaka : Roji dan Eva Yulianti. Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan: buku siswa Untuk SMP/MTs Kelas VIII semester 1/ Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. -- Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2014.

Related Posts: