Teknik Dasar yang Harus Dikuasai Oleh Tim Penyerang (Pemukul) Dalam Permainan Softball

Ilustrasi teknik sliding dalam pertandingan softball [source image by wiganurlatifa.blogspot.com], 
Teknik Dasar yang Harus Dikuasai Oleh Tim Penyerang (Pemukul) Dalam Softball ~ Dalam softball terdapat dua tim yang bermain, yang pertama adalah tim penyerang atau biasa disebut tim pemuku dan yang kedua adalah tim penjaga atau biasa disebut dengan tim bertahan. Untuk dapat melakukan penyerangan dan penjagaan dengan baik, para pemain harus menguasai teknik-teknik dasarnya. Pada kesempatan ini kita akan membahas teknik dasar yang harus dikuasai oleh tim penyerang.


Beberapa teknik dasar yang harus dikuasa oleh tim penyerang atau tim pemukul diantaranya adalah teknik memegang pemukul, teknik memukul, teknik berlari antar base, dan teknik sliding. Untuk lebih jelas lagi mengenai teknik tersebut, berikut ini akan dijelaskan cara melakukan teknik dasar tim pemukul dalam softball.

Teknik Dasar Memegang Pemukul Softball

Sebelum kita memukul bola, teknik dasar pertama yang harus dikuasai adalah teknik memegang pemukul bola softball atai biasa disebut stik. Teknik pegangan stik di sini sangat menentukan berhasil dan tidaknya gerakan memukul bola. Kayu pemukul dipegang dengan erat pada kedua tangan.


Kedua tangan dirapatkan, sendi antara kedua dan ketiga jari-jari tangan yang di atas segaris dengan pertengahan ruas ketiga dan tangan yang ada di bawahnya. Ada 3 macam cara yang dapat dilakukan untuk memegang tongkat yaitu:
  1. Pegangan panjang (bawah) yaitu tongkat dipegang dekat bonggol (knob) untuk meningkatkan kekuatan pegangan dan menambah kekuatan pukulan.
  2. Pegangan tengah, yaitu tongkat dipegang di posisi tangan bawah kirakira 2,5 cm atau 5 cm dari bonggol (knob) untuk memperoleh kekuatan dan akurasi.
  3. Pegangan atas, yaitu tongkat dipegang di posisi tangan bawah diletakkan kira-kira 7,5 cm atau 10 cm dari bonggol (knob) untuk mengurangi kekuatan dan untuk mendapatkan kontrol.

Teknik Dasar Memukul Bola

Setelah kita menguasai tenik memegang pemukul atau stik, teknik dasar berikutnya yang tidak kalah pentingnya adalah teknik dasar memukul bola. Tujuan memukul dalam softball antara
lain melewati atau mencapai base di depannya dengan selamat, mencetak nilai kalau bisa melewati
semua base dengan selamat.


Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan saat hendak melakukan pukulan. Hal-hal tersebut adalah sebagai berikut.
  1. Teknik memegang alat pemukul (grip), yaitu pegang stik di bagian pegangan di atas knop, dengan posisi ruas jari-jari kedua membentuk satu garis lurus.
  2. Cara berdiri (stand), berdiri di dalam batter boxes dengan kedua kaki kangkang, dengan berat badan di kaki belakang.
  3. Cara menggeserkan kaki depan (stride), yaitu pada waktu akan mengayun stik, kaki depan digeser atau dilangkahkan ke arah datangnya bola.
  4. Cara mengayunkan stik (swing), yaitu ayunkan stik dengan cara mendorong ke depan sambil meluruskan siku. Sedangkan memukul bola tanpa ayunan (bunting), dilakukan dengan cara memukul bola perlahan agar jatuhnya tidak jauh dari tempat pemukul itu sendiri.
  5. Gerak lanjut (follow through), yaitu setelah melakukan swing dengan impak bola yang benar, maka memutar badan ke arah pukulan dengan menjaga keseimbangan sebagai gerak lanjutnya.
Cara memukul dalam softball ini ada dua macam, yaitu memukul bola dengan ayunan penuh (swing) dan memukul bola tanpa ayunan (bunting).

1. Pukulan Menahan Bola (Bunt)


Pukulan Menahan Bola atau Bunting adalah suatu peristiwa dimana bola secara sah disentuh dengan pemukul tanpa ayunan. Caranya adalah menghadang atau menumbuk bola dengan pemukul secara pelan-pelan, sehingga bola masuk kedalam lapangan pertandingan yang sah. Tujuan bunting adalah agar bola jatuh dekat home base. Gerakan tumbuk (bunting) dapat dilakukan dengan cara berikut ini.
  1. Sikap persiapan
    • Berdiri dengan sikap kaki melangkah.
    • Berat badan bebrtumpu pada kedua kaki.
    • Sikap badan agak condong ke depan, pinggul dan lutut rileks.
    • Kayu pemukul atau bet dipegang erat dengan kedua tangan diatas belakang bahu.
    • Pandangan ke arah pelempar atau pitcher.
  2. Tahap pelaksanaan
    • Pada saat pelempar bola atau pitcher melempar bola, langkahkan atau gerakkan salah satu kaki ke depan ke arah pelempar bola atau pitcher.
    • Kedua tangan memegang bet di depan badan.
    • Bola dipukul dengan cara siku dibengkokkan, sedangkan kedua lengan dimanfaatkan untuk membantu pemukul dalam memantulkan bola.
  3. Akhir gerakan
    • Kedua kaki berdiri terbuka selebar bahu, kedua lutut direndahkan.
    • Badan agak condong ke depan.
    • Pandangan mengikuti arah gerakan bola.

2. Pukulan Swing
Pukulan Swing atau memukul bola dengan ayunan digunakan untuk memukul bola sekeras mungkin dan pada saat memukul harus selalu berdiri dalam batter box. Pukulan swing dalam softball dapat dilakukan dengan cara berikut ini.

  1. Tahap Persiapan
    • Berdiri dengan kaki melangkah dengan berat badan bertumpu pada kedua kaki.
    • Sikap badan agak condong ke depan, pinggul dan lutut rileks.
    • Kayu pemukul atau bet dipegang erat dengan ekdua tangan, posisi bahu depan dan belakang sejajar.
    • Pandangan ke arah pitcher atau pelempar bola.
  2. Tahap pelaksanaan
    • Ketika bola dilempar oleh pitcher, lakukan perkiraan yang tepat antara mengayun bet dengan arah datangnya bola.
    • Pada saat bet mengenai bola, lecutkan pergelangan tangan sampai bet tersebut mengenai bola bersamaan dengan tumit kaki belakang terangkat.
  3. Akhir Gerakan
    • Tumit diangkat dari tanah.
    • Bet menyilang depan badan hingga berakhir di bahu kiri.
    • Pandangan mengikuti arah gerakan bola.

Teknik Dasar Berlari ke Base

Setelah memukul bola, selanjutnya pemukul segera berlari menuju base I. Begitu mencapai base I, ia disebut pelari base (baserunner). Pelari base tetap berada di base sampai pitcher melepas bola, dan ia bersiap-siap meninggalkan base dengan satu kaki bertumpu pada base tersebut, agar ia tidak di “tik” oleh lawan. Pergerakan baserunner ini sesuai dengan aba-aba pembantu yang berada di dekat base I dan III.

Teknik Dasar Sliding



Sliding adalah upaya menjangkau base dengan cepat dengan cara meluncurkan dan menyentuhkan anggota badan ke base. Berikut ini tujuan penggunaan teknik sliding adalah Untuk mengurangi laju lari ke arah base tanpa kehilangan tempo lari antarbase dan dapat berhenti tepat di atas base tersebut; dan Untuk menghindar dari kejaran lawan sehingga dapat mencapai base dengan selamat. Ada tiga macam teknik sliding.
  1. Teknik sliding lurus (straight leg slide).
  2. Teknik sliding mengait (hook slide).
  3. Teknik sliding dengan kepala lebih dahulu (headfirst slide).

Baca juga ini:

Related Posts:

Teknik Dasar yang Harus Dikuasai oleh Outfielder

Gambar softball outfielder [source image by digmo-01.missouri.edu], 
Teknik Dasar yang Harus Dikuasai oleh Outfielder ~ Outfielder adalah penjaga sisi luar lapangan. Outfielder merupakan pemain yang mengisi posisi left fielder, middle fielder, dan right fielder. Ketiga pemain outfield ini juga bertugas membantu menjaga belakang pemain infield, yaitu :
  • Left fielder bertugas membantu menjaga belakang penjaga base III (third baseman).
  • Middle fielder bertugas membantu menjaga belakang penjaga base II (second baseman) dan shortstop.
  • Right fielder bertugas membantu menjaga belakang penjaga base I (first baseman) pada base II (second base).


Agar tugas outfilder dapat dijalankan dengan baik, diperlukan penguasaan beberapa teknik dasar oleh setiap pemain penjaga sisi luar atau outfilder. Beberapa teknik dasar yang perlu dikuasai oleh pemain yang berposisi sebagai outfilder adalah teknik menghentikan bola, teknik menangkap bola, dan teknik melempar bola. Berikut ini cara melakukan teknik menghentikan gerak bola, yaitu :
  • Bergerak ke arah bola.
  • Melipat lutut dan meletakkan glove di samping kaki.
  • Meletakkan glove di antara kedua kaki.
Lemparan yang dilakukan dari outfield ke arah infield menggunakan lemparan ke atas, sehingga bola bergerak dalam lintasan garis lurus dan kemungkinan untuk tepat sasaran lebih besar. Lemparan dalam softball dapat dilakukan dengan tiga cara, yaitu lemparan atas (overhand throw), lemparan samping, dan lemparan bawah. Cara melakukan lemparan adalah sebagai berikut:


  • Posisi kaki melangkah, kaki depan ke arah sasaran.
  • Bersamaan itu, ayunkan langkah ke belakang atas dan pinggang diputar ke arah belakang.
  • Mulailah gerakan melempar dengan mengayunkan lengan ke depan disertai putaran pinggang dan pindahkan berat badan ke depan.
  • Pada saat bola lepas, lecutkan pergelangan tangan dan berat badan pindah ke depan untuk menjaga keseimbangan dan diikuti melangkahkan kaki belakang ke depan hingga posisi siap.
Terdapat tiga cara menangkap bola dalam olahraga softball, ketiga cara tersebut adalah menangkap bola lurus, menangkap bola bergulir (ground ball) dan menangkap bola lambung (Fly ball). Berikut ini cara melakukan ketiga cara menangkap bola tersebut.

1. Menangkap bola lurus


Cara melakukannya.
  • Berdiri, kaki sedikit dibengkokkan ke bawah, glove dihadapkan kearah depan pelempar.
  • Gerakan badan ke arah datangnya bola.
  • Tangkap bola dengan glove dan tarik ke arah badan agar bola tidak memantul keluar.
  • Tangan yang lain kemudian memegang bola dengan cepat dan siap melemparkan bola sasaran yang lain sesudah bola ditangkap.
2. Menangkap bola bergulir (Ground ball)


Untuk menangkap bola bergulir, bola harus disongsong atau dijemput, bukan menunggu datangnya bola. Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
  • Berdiri sikap siaga, kedua lengan didepan badan siap menangkap bola.
  • Pandangan kearah datangnya bola.
  • songsong bola dan setelah dekat, rendahkan kedua lutut, rendahkan kedua tangan dijulurkan didepan kai kiri hingga glove mengarah ke bola.
  • Saat bola masuk, glove segera ditutup dengan tangan yang lain.
  • Akhir gerakan, bola dipegang tangan yang tidak memakai glove, berat badan bertumpu pada kaki depan atau kiri, dan kembali kesikap jaga, bola siap dilempar kesasaran.
3. Menangkap bola lambung (Fly Ball)


Menangkap bola lambung adalah suatu usaha dari pemain untuk dapat menguasai bola dengan glove terhadap bola yang dipukul lawan secara melambung (fly ball). Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
  • Saat menangkap bola, gerakan tangan lurus kearah bola didepan atas kepala.
  • Bersamaan dengan tertangkapnya bola, tarik lengan dan glove ke arah badan yang lain agar tidak terlepas.
  • Bola dipegang tangan kanan dan siap dilemparkan kesasaran yang lain.
Sumber pustaka :
  • Penjasorkes/Joko Sumpeno, Dedy Joko Budi Santoso; editor, Joko Sumpeno, Dedy Joko Budi Santoso.—Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.
  • Sumber pustaka : Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan/Aan Sunjata Wisahati, Teguh Santosa; editor, Is Maryanto; ilustrator, Falis.—Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.
  • Sumber pustaka : Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kelas VII SMP/MTs/Sujarwadi, Dwi Sarjiyanto; editor, Fitriani Lestari H., Retno Susanti; ilustrator, D. Wisnu Kinardi, Dewi Isnaeni.—Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.

Related Posts:

Teknik Dasar yang Harus Dikuasai Oleh Shortstop

Gambar ilustrasi softball shortstop [source image by www.eastvalleytribune.com], 
Teknik Dasar yang Harus Dikuasai Oleh Shortstop ~ Shortstop adalah penjaga lapangan depan, yang berada di antara base II dan base III. Shortstop juga harus menguasai semua tipe lemparan. Posisi pemain ini hampir sama dengan second baseman. Berikut ini beberapa tugas shortstop sesuai posisinya di lapangan.
  • Menjaga bola hasil pukulan yang berada di area kekuasaannya.
  • Menempati base II ketika melakukan bunting.
  • Menjaga base II pada permainan ganda.
  • Melakukan lemparan panjang kepada first baseman.


  • Melakukan lemparan bawah tangan terhadap bola di atas tanah.
  • Memberikan shortflip (melempar pendek sambil memutar badan) kepada first baseman atau second baseman pada permainan ganda.
  • Membantu penjaga base III ketika terjadi “stealing”. Stealing yaitu ada pelari base yang berusaha ke base depan sewaktu pemukul mengayunkan kayu pemukulnya, sebelum bola lepas dari tangan pitcher.
  • Melakukan ‘pop-up’ sebanyak mungkin di belakang base III. Pop-up merupakan pukulan melambung yang lemah.
Agar tugas Shortstop bisa dilakukan dengan baik, pemain yang berposisi sebagai Shortstop harus menguasai beberapa teknik dasar. Teknik dasar tersebut adalah teknik dasar menangkap bola dan melempar bola.

Teknik dasar menangkap bola dalam softball terdiri atas beberapa cara, antara lain menangkap bola atas, menangkap bola lurus, dan menangkap bola bawah. Berikut ini cara melakukan ketiga teknik menangkap bola dalam softball tersebut.


1. Menangkap bola lurus
Cara melakukan teknik menangkap bola lurus adalah sebagai berikut.
  • Sikap awal berdiri, kedua kaki dibuka selebar bahu agak turun, dan punggung tetap lurus.
  • Kedua tangan berada di depan dada seperti membentuk keranjang.
  • Pandangan tetap ke depan, ke arah datangnya bola.
  • Bola ditangkap dengan cara dijemput, sehingga dapat meredam pantulan.
  • Setelah menangkap bola, tarik bola ke arah dada untuk bersiap melakukan lemparan kembali.
2. Menangkap bola atas


Cara melakukan teknik menangkap bola atas adalah sebagai berikut.
  • Sikap awal berdiri, salah satu kaki di depan.
  • Kedua tangan berada di depan-atas kepala, kedua telapak tangan membentuk corong yang menghadap ke atas, dan sikut diangkat.
  • Pandangan ke arah datangnya bola yang melambung.
  • Bola ditangkap dengan cara dijemput sehingga dapat meredam pantulan.
  • Setelah menangkap bola, tarik bola ke arah dada untuk bersiap melakukan lemparan kembali.
3. Menangkap bola bawah


Cara melakukan teknik menangkap bola bawah adalah sebagai berikut.
  • Sikap awal berdiri, salah satu kaki di depan.
  • Kedua tangan berada lebih rendah dari lutut.
  • Pandangan ke arah datangnya bola yang menggelinding.
  • Saat datangnya bola, turunkan lutut sehingga nyaris menyentuh tanah, dan kedua tangan berada di antara lutut dan kaki lain yang bertumpu.
  • Punggung tetap dalam keadaan lurus.
  • Bola ditangkap dengan cara dijemput sehingga dapat meredam pantulan.
  • Setelah menangkap bola, tarik bola ke arah dada untuk bersiap melakukan lemparan kembali.
Sama halnya dengan teknik menangkap bola, teknik dasar menangkap bola juga terdiri atas beberapa cara. Cara tersebut adalah teknik menangkap bola lurus, teknik menangkap lemparan atas, dan teknik menangkap lemparan bawah. Berikut ini dijelaskan cara melakukan ketiga teknik menangkap bola dalam softball.


Adapun cara melakukan teknik Menangkap Bola Lurus Pada Softball adalah sebagai berikut.
  • Berdiri, kaki sedikit dibengkokkan ke bawah, glove dihadapkan kearah depan pelempar.
  • Gerakan badan ke arah datangnya bola.
  • Tangkap bola dengan glove dan tarik ke arah badan agar bola tidak memantul keluar.
  • Tangan yang lain kemudian memegang bola dengan cepat dan siap melemparkan bola sasaran yang lain sesudah bola ditangkap.
Lemparan atas (Overhad Throw) dilakukan dengan gerakan ayunan lengan ke atas melewati garis horizontal pada persendian bahu. cara melakukannya adalah sebagai berikut.
  • Berdiri sikap melangkah dan tarik tangan pelempar ke belakang.
  • Berat badan tertumpu pada kaki belakang pandangan pada arah sasaran.


  • Lemparan bola kedepan bersamaan dengan gerak dari tangan dan badan yang diikuti dengan memindahkan berat badan pada kaki depan.
  • Pelepasan bola dari tangan dibantu oleh pergerakan pergelangan tangan.
  • Setelah bola lepas langkahkan kaki belakang ke depan Berat badan meumpu pada kaki depan, lengan lurus didepan relaks.
Biasanya Lemparan bawah (Underhand Toss) dilakukan dengan cepat dan dalam jarak dekat untuk dapat mematikan lawan dengan segera. Oleh karena itu, lemparannya tidak terlalu kuat. Jalannya bola juga lambat, tetapi tepat pada sasaran. Cara melakukan lemparan bawah adalah sebagai berikut.
  • Berdiri sikap melangkah (sikap jaga), berat badan tertumpu pada kaki belakang.
  • Pandangan pada arah sasaran.


  • Lemparkan bola kedepan melalui samping badan dan tangan direndahkan diikuti memindahkan berat badan ke kaki depan.
  • Pelepasan bola dibantu gerakan pergelangan tangan dan arah bola datar menggelinding diatas tanah.
  • Akhir gerakan, langkahkan kaki belakang kedepan dan pandangan mengikuti arah gerak bola.
Sumber pustaka :
  • Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan SMP/MTs/ Jaja Sudarja Husdarta, Eli Maryani; ilustrator, Tim Redaksi.— Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.
  • Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan VIII/Faridha Isnaini, Suranto.—Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.
  • Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kelas VII SMP/MTs/Sujarwadi, Dwi Sarjiyanto; editor, Fitriani Lestari H., Retno Susanti; ilustrator, D. Wisnu Kinardi, Dewi Isnaeni.—Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.

Related Posts:

Teknik Dasar yang Harus Dikuasai Oleh First Baseman, Second Baseman, dan Third Baseman

Gambar softball baseman [source image by www.dailyrepublic.com], 
Teknik Dasar yang Harus Dikuasai Oleh First Baseman, Second Baseman, dan Third Baseman ~ Setelah kita mengetahui mengenai teknik dasar apa saja yang harus dikuasai oleh pitcher adan catcher, kini saatnya kita bergeser ke pemain selanjutnya yaitu penjaga base. Pada olahraga softball terdapat tiga penjaga base yang bertugas menjaga base-base yang ada, ketiga penjaga base tersebut adalah penjaga base I (first baseman), II (second baseman) dan III (third baseman).


Penjaga base I (first baseman) posisinya berada dua langkah di dalam garis base pertama dan dua langkah ke arah base IV (home plate) dari garis base I ke II. Tugas utama first baseman adalah menjaga base I dan menangkap bola yang dipukul atau dilempar ke area tersebut.

Penjaga base II berada di antara base pertama dan base kedua. Second baseman harus memiliki kemampuan melakukan bermacam-macam tipe lemparan. Posisi ini berperan seperti pemancar terhadap bola yang berbalik ke arah kanan dan tengah lapangan. Tugas utama dari second baseman adalah menjaga daerah kekuasaannya, yaitu di antara base I dan base II.


Penjaga base III mengambil posisi bertahan pada jarak 4 yard atau sekitar 3,7 meter, di dalam garis base III, dan 3, 7 meter di belakang sebuah garis imajiner dari base II dan base III. Third baseman adalah seorang pemain softball yang memiliki gerakan tangan serta refleksi yang cepat. Selain itu, ia juga memiliki lemparan yang kuat untuk membawa bola dari posisinya ke base I.

Untuk dapat menjaga base dengan baik, pemain penjaga harus menguasai beberapa teknik dasar. Teknik dasar yang perlu dikuasai oleh first baseman, second baseman, dan third baseman adalah teknik melempar dan menangkap bola.


Teknik lemparan dalam softball dapat dilakukan dengan tiga cara, yaitu lemparan atas (overhand throw), lemparan samping, dan lemparan bawah. Cara melakukan lemparan adalah sebagai berikut:
  1. Posisi kaki melangkah, kaki depan ke arah sasaran.
  2. Bersamaan itu, ayunkan langkah ke belakang atas dan pinggang diputar ke arah belakang.
  3. Mulailah gerakan melempar dengan mengayunkan lengan ke depan disertai putaran pinggang dan pindahkan berat badan ke depan.
  4. Pada saat bola lepas, lecutkan pergelangan tangan dan berat badan pindah ke depan untuk menjaga keseimbangan dan diikuti melangkahkan kaki belakang ke depan hingga posisi siap.
Dalam teknik dasar menangkap bola untuk penjaga base, dikenal 3 macam teknik menangkap yaitu menangkap bola lurus, menangkap bola bergulir (ground ball) dan menangkap bola lambung (Fly ball). Berikut ini cara melakukan ketiga cara menangkap bola tersebut.

1. Menangkap bola lurus


Cara melakukannya.
  • Berdiri, kaki sedikit dibengkokkan ke bawah, glove dihadapkan kearah depan pelempar.
  • Gerakan badan ke arah datangnya bola.
  • Tangkap bola dengan glove dan tarik ke arah badan agar bola tidak memantul keluar.
  • Tangan yang lain kemudian memegang bola dengan cepat dan siap melemparkan bola sasaran yang lain sesudah bola ditangkap.
2. Menangkap bola bergulir (Ground ball)
Untuk menangkap bola bergulir, bola harus disongsong atau dijemput, bukan menunggu datangnya bola. Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
  • Berdiri sikap siaga, kedua lengan didepan badan siap menangkap bola.
  • Pandangan kearah datangnya bola.
  • songsong bola dan setelah dekat, rendahkan kedua lutut, rendahkan kedua tangan dijulurkan didepan kai kiri hingga glove mengarah ke bola.
  • Saat bola masuk, glove segera ditutup dengan tangan yang lain.
  • Akhir gerakan, bola dipegang tangan yang tidak memakai glove, berat badan bertumpu pada kaki depan atau kiri, dan kembali kesikap jaga, bola siap dilempar kesasaran.
3. Menangkap bola lambung (Fly Ball)


Menangkap bola lambung adalah suatu usaha dari pemain untuk dapat menguasai bola dengan glove terhadap bola yang dipukul lawan secara melambung (fly ball). Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
  • Saat menangkap bola, gerakan tangan lurus kearah bola didepan atas kepala.
  • Bersamaan dengan tertangkapnya bola, tarik lengan dan glove ke arah badan yang lain agar tidak terlepas.
  • Bola dipegang tangan kanan dan siap dilemparkan kesasaran yang lain.
Sumber pustaka :
  • Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan/Faridha Isnaini, Sri Santoso Sabarini; ilustrator, Ady Wahyono.—Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.
  • Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kelas VII SMP/MTs/Sujarwadi, Dwi Sarjiyanto; editor, Fitriani Lestari H., Retno Susanti; ilustrator, D. Wisnu Kinardi, Dewi Isnaeni.—Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.

Related Posts:

Teknik Dasar yang Harus Dikuasai Oleh Catcher

Gambar ilustrasi softball catcher [source image by mooresvilleweekly.com], 
Teknik Dasar yang Harus Dikuasai Oleh Catcher ~ Setelah kita membahas mengenai teknik dasar yang harus dikuasai oleh pitcher, kini kita bergeser untuk membahas teknik dasar yang harus dikuasai oleh pemain catcher atau penangkap bola pitcher.


Pemain bertahan yang bertugas menangkap bola di belakang batter disebut catcher. Posisi catcher berjongkok di depan wasit kepala dan di belakang pemain yang mendapat giliran memukul (batter). Catcher dilengkapi dengan perlengkapan pengaman dan bertugas menangkap lemparan pitcher.

Seorang catcher yang baik memenuhi kriteria-kriteria berikut ini, yaitu Memiliki daya refleksi yang baik dan memiliki kemampuan melempar bola secara tepat ke setiap base yang dituju; Memiliki kecepatan dan kesigapan menanggapi setiap peluang yang diperoleh timnya; dan Mengetahui karakter dan tipe bermain pitcher-nya, sehingga catcher dapat mengarahkan pitcher dalam mengambil suatu tindakan.


Oleh karena itu, seorang catcher bertugas untuk memberitahu pitcher menentukan tipe lemparan yang cocok untuk menghadapi seorang pemukul (batter). Teknik dasar yang harus dikuasai oleh seorang penangkap bola atau catcher adalah menangkap bola, akan tetapi teknik menangkap bola untuk catcher berbeda dengan teknik menangkap bola untuk pemain penjaga lapangan atau base. Berikut ini teknik dasar menangkap bola untuk catcher.
  1. Posisi awal jongkok.
  2. Tangan kiri memakai glove khusus catcher, dengan posisi tangan menghadap ke depan menyongsong gerakan bola yang dilempar pitcher.
  3. Tangan yang lain membungkus agar bola tidak lepas.


Daftar pustaka :
  • Praktis Belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan/ Eli Maryani, Jaja Suharja Husdarta.—Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.
  • Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan/Faridha Isnaini, Sri Santoso Sabarini; ilustrator, Ady Wahyono.—Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.

Related Posts:

Teknik Dasar yang Harus Dimiliki Oleh Pitcher

Gambar ilustrasi pitcher [source image by www.hailstate.com], 
Teknik Dasar yang Harus Dimiliki Oleh Pitcher ~ Pelambung bola dalam softball disebut pitcher. Pertandingan dimulai saat umpire atau wasit meneriakkan kata “Play Ball”. Setelah pemain bertahan memasuki daerah jaga, pertandingan pun dimulai. Seorang pitcher berdiri di atas plate, menghadap ke arah catcher. Pitcher akan berusaha melempar bola sekuat tenaga ke arah mitts catcher. Dalam menempati posisinya seorang pitcher harus mengikuti langkah-langkah berikut ini.


  1. Menghadap lurus ke arah pemukul dengan kedua kaki menginjak kaki tempat pitcher (pitcher’s plate).
  2. Posisi bahu sejajar dengan base I dan base III, dengan kedua tangan memegang bola.
  3. Dalam melakukan lemparan, untuk pemain yang tidak kidal, kecepatannya bertumpu pada bola dengan melenturkan pergelangan tangan secara tajam selagi tangan melewati paha kanan di bawah pinggang ketika bola dilepaskan.
  4. Pada lambungan terakhir, tangan berada di bawah pinggang dan pergelangan tangannya tidak terlalu jauh dari badan dibanding sikunya.
Agar dapat melakukan lemparan dengan baik, seorang pitcher harus menguasai beberapa teknik dasar. Teknik dasar tersebut adalah teknik dasar melempar bola, dan teknik dasar memegang bola. Terdapat teknik khusus melempar bola untuk pitcher, berikut ini cara melakuka lemparan pitcher.


  1. Berdiri sikap melangkah, kedua kaki lurus, dan pandangan tertuju kepada pemukul.
  2. Bola dipegang didepan badan.
  3. Tangan pemegang bola (kanan) putar kebelakang dan ke atas mengarah kedepan.
  4. Lepaskan bola setelah tangan kanan berada disampng badan ketinggian bola setinggi pinggang.
  5. Akhir gerakan, kaki kanan didepan dan berat badan dibawa ke depan pandangan tertuju ke arah gerakan bola.

Sedangkan teknik dasar memegang bola sama pentingnya dengan teknik dasar dalam melempar bola, sebab jika kita memegang bola dengan asal-asalan maka kekuatan dan arah bola akan mudah dibaca oleh pemain lawan. Dalam teknik memegang bola dikenal 3 macam cara yaitu pegangan empat jari, pegangan tiga jari dan pegangan dua jari. berikut ini dijelaskan cara melakukannya.


  1. Memegang bola dengan empat jari (untuk tingkat pemula dan jari-jarinya pendek)
  2. Cara ini menempatkan kelima bagian jari tangan pada sekeliling bola sedemikian rupa menjadi satu genggaman. pegangan seperti ini biasanya dilakukan oleh anak-anak pemain pemula atau pemain yang memiliki jari-jari yang pendek.
  3. Memegang bola dengan tiga jari (untuk yang memiliki tangan kecil dan jari-jari pendek)
  4. Cara ini menempatkan tiga jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis pada bagian atas. jari kelingking dan ibu jari di bgian bawahnya.
  5. Memegang bola dengan dua jari (untuk yang memiliki tangan besar dan jari-jari panjang)
  6. Cara ini menepatkan jari telunjuk dan jari tengah pada bagian atas bola dan disangga oleh ketiga jari lainnya pada bagian bawah bola.
Sumber pusaka :
  • Penjasorkes/Joko Sumpeno, Dedy Joko Budi Santoso; editor, Joko Sumpeno, Dedy Joko Budi Santoso.—Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.
  • Praktis Belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan/ Eli Maryani, Jaja Suharja Husdarta.—Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.
  • Sumber pustaka : Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan VIII/Faridha Isnaini, Suranto.—Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.

Related Posts: