Tugas Pemain Catcher atau Penangkap Bola dalam Permainan Baseball

Gambar catcher atau penangkap bola [source image by en.wikipedia.org], 
Tugas Pemain Catcher atau Penangkap Bola dalam Pertandingan Baseball ~ Penangkap (Catcher) bertugas menangkap bola yang tidak berhasil dipukul oleh pemukul. Pada pertandingan Baseball yang sebenarnya, semua pemain dalam posisi menjaga harus mengenakan sarung tangan khusus untuk Baseball. Sarung tangan Baseball biasanya terbuat dari bahan kulit yang kuat, berfungsi melindungi telapak tangan saat menangkap bola.


Penangkap (Catcher) juga harus selalu mengenakan pelindung dada dan helm khusus. Pelindung dada untuk melindungi dada jika lemparan bola mengenai dada. Helm khusus memiliki besi pelindung di bagian depan, untuk melindungi wajah jika terkena lemparan bola.

Tiap pemain hanya mengenakan sebuah sarung tangan. Bagi pemain yang aktif menggunakan tangan kanan, sarung tangan dikenakan di telapak tangan kiri. Sebaliknya, pemain yang kidal mengenakan sarung tangan di telapak tangan kanannya.


Berikut teknik dasar menangkap (Catcher) bola dalam olahraga Baseball.
  • Lakukan latihan lempar-tangkap bersama teman. Teman bertugas melempar bola, kalian menangkapnya.
  • Gunakan kedua tangan secara aktif untuk menangkap bola. Tangkaplah bola menggunakan tangan yang bersarung tangan. Kemudian, gunakan tangan satunya untuk menutup sarung tangan sesaat setelah menangkap bola.
  • Selalu gunakan tangan yang bersarung tangan untuk menangkap bola, dan bukan sebaliknya. Sarung tangan akan melindungi telapak tangan kalian dari benturan keras dengan bola.
Penangkap (Catcher), bekerja sama dengan pelempar dan pelatih, menentukan strategi yang dijalankan tim. Selain bertugas menangkap bola yang tidak berhasil dipukul oleh pemukul, penangkap juga bertugas:


  • Memberi petunjuk kepada pemain penjaga lainnya tentang posisi yang harus dijaga di lapangan.
  • Memberi petunjuk kepada pelempar untuk memilih strategi tertentu dalam menghadapi tiap pemukul. Petunjuk ini biasanya berupa kode-kode tertentu yang hanya dimengerti oleh penangkap dan pelempar. Kode ini bisa berupa gerak bibir, gelengan atau anggukan kepala, gerak jari atau tangan, dan gerak anggota tubuh tertentu. Misal, penangkap memberi kode kepada pelempar untuk melakukan lemparan bola bawah. Jika setuju, pelempar akan mengangguk dan melakukan lemparan bola bawah. Pelempar akan menggelengkan kepala jika tidak setuju dengan strategi yang dipilih penangkap. Selanjutnya, pelempar akan memilih strategi lainnya.
  • Berjaga di dekat home plate dan menangkap bola yang dilempar pemain penjaga lainnya agar pemain lawan yang berlari kembali ke home plate dapat dimatikan geraknya.
Sumber pustaka : Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan/Budi Aryanto, Margono; editor, Ahmad Rithaudin; ilustrator, Bayu Aprianto.—Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.

Baca juga ini:

Related Posts:

Tugas Pitcher atau Pelempar Bola dalam Permainan Baseball

Gambar pitcher atau pelempar bola baseball [Source image by pixabay.com], 
Tugas Pitcher atau Pelempar Bola dalam Pertandingan Baseball ~ Pelempar (Pitcher) bertugas melempar bola ke arah home plate. Pelempar harus memastikan lemparannya cukup sulit sehingga tidak dapat dipukul oleh pemukul. Pelempar juga harus memastikan bahwa lemparannya dapat dipukul oleh pemukul dan bola hasil pukulan dapat ditangkap oleh pelempar, sehingga pemukul tidak dapat mencetak angka.


Pelempar (Pitcher) memiliki peran yang sangat vital bagi sebuah tim Baseball. Pelempar harus memiliki kemampuan melempar bola yang baik, sehingga bola sulit dipukul pemain lawan. Lemparan yang mudah dipukul akan memberikan keuntungan bagi tim lawan, karena tim lawan bisa lebih banyak mencetak angka.

Kriteria untuk menjadi pelempar (Pitcher) yang baik antara lain:
  1. Memiliki stamina dan kekuatan tubuh yang prima. Karena, dalam satu pertandingan pelempar bisa melakukan lemparan berkali-kali.
  2. Menguasai berbagai teknik lemparan. Untuk menghadapi tiap pemukul, pelempar harus menggunakan teknik melempar yang berbeda-beda. Hal itu agar lemparannya tidak mudah dipukul oleh pemain lawan.
  3. Mampu mengatur arah dan kecepatan lemparan dengan baik. Arah dan kecepatan lemparan bola yang bervariasi adalah hal yang sangat penting untuk menghadapi pemukul. Dengan cara demikian, pemukul dapat mengalami kesulitan untuk memukul bola.


Sebuah tim Baseball dapat memiliki pelempar (Pitcher) sebanyak mungkin. Dalam sebuah pertandingan, tim dapat mengganti pelempar sesering yang diinginkan. Hal itu merupakan salah satu strategi untuk menghadapi pemukul yang tangguh. Karena, tiap pelempar memiliki kelebihan dan ciri khas olahraganya masing-masing.

Sumber pustaka : Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan/Budi Aryanto, Margono; editor, Ahmad Rithaudin; ilustrator, Bayu Aprianto.—Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.

Baca juga ini:

Related Posts:

Teknik Dasar Dalam Permainan Baseball

Gambar ilustrasi baseball [Source image by olahraga.inilah.com], 
Teknik Dasar Dalam Olahraga Baseball ~ Untuk dapat bermain Baseball dengan baik, teknik dasarnya harus dikuasai. Seorang pelempar (pitcher) harus menguasai teknik lemparan yang baik. Jika tekniknya tidak benar-benar dikuasai, maka akan memudahkan tim lawan untuk mencetak run. Demikian pula dengan pemukul, ia pun harus menguasai teknik pukulan yang tepat.


Teknik Memukul Bola Baseball

Memukul bola merupakan modal untuk mencetak run. Seorang pemukul harus mahir memperkirakan arah datangnya bola. Ia pun harus mampu memukul bola dengan tepat untuk menentukan jauh-dekatnya bola yang terpukul. Bila telah mahir, ia mampu melakukan pukulan big swing untuk mencetak home run.

Langkah-langkah memukul bola yang tepat sebagai berikut.
  • Badan berdiri tegak, kaki dibuka selebar bahu dan sedikit ditekuk.
  • Peganglah bat ke belakang bahu. Posisikan ujung bat lebih tinggi dibandingkan bahu, sedangkan siku agak jauh dari badan.
  • Pandangan mata menatap pada gerakan pitcher.
  • Saat pitcher melempar bola, langkahkan kaki ke arah pitcher. Ayunkan bat mengenai bola dengan cepat memakai kekuatan lengan.
  • Selesaikan gerakan ayunan lengan sampai bola melambung ke udara.

Melempar Bola Baseball



Seorang pelempar harus menguasai teknik lemparan dengan cara yang berbeda. Setiap lemparan memiliki efek yang berbeda. Ada lemparan bola yang melesat cepat, ada lemparan bawah yang lambat, ada pula lemparan melintir. Upayakan lemparan supaya susah ditebak oleh lawan. Kali ini, kalian akan berlatih tipe lemparan biasa yang akurat.

Langkah-langkah melempar bola yang benar adalah sebagai berikut.
  • Berdiri menghadap catcher. Pegang bola di balik paha dan sembunyikan dari pandangan batter.
  • Ayunkan lengan ke belakang lalu ke depan dengan ayunan yang stabil.
  • Putarlah kaki kanan dan badan (pivot) hingga mengarah ke base ketiga.
  • Pada waktu lengan di belakang, sepakkan kaki kiri ke atas. Kemudian, langkahkan kaki kiri lurus ke depan.
  • Ayunkan lengan dan lemparkan bola ke depan dengan sepenuh tenaga. Pada saat bersamaan, ayunkan kaki kanan ke belakang.
Sumber pustaka : Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan/Budi Aryanto, Margono; editor, Ahmad Rithaudin; ilustrator, Bayu Aprianto.—Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.

Baca juga ini:

Related Posts:

Posisi Pemain Dalam Permainan Baseball

Gambar posisi pemain baseball di lapangan, 
Posisi Pemain Dalam Pertandingan Baseball ~ Dalam pertandingan baseball, tim penjaga sering disebut tim bertahan, sedangkan tim pemukul biasa disebut tim penyerang. Posisi pemain bertahan terdiri atas (1) Picher, (2) Batter, (3) First baseman, (4) Second baseman, (5) Third baseman, (6) Short Stop, (7) Right fielder, (8) Center fielder, (9) Left fielder, dan (10) Catcher. Untuk lebih jelasnya, berikut posisi pemain saat bertahan dalam pertandingan baseball.

Posisi Penjagaan di Daerah Dalam ( Infield)



  1. First baseman First baseman (penjaga base pertama) berdiri di dekat home plate dan base pertama, serta di antara base pertama dan base kedua. Tugas pemain first baseman yaitu mematikan pelari yang hendak ke base pertama, menangkap bola yang dilempar atau dipukul ke arah base pertama, serta melempar bola kepada base kedua untuk menciptakan mati terpaksa (force out).
  2. Second baseman Second baseman (penjaga base kedua) berada di tengah antara base pertama dan base kedua. Tugas second baseman antara lain menjaga bola hasil pukulan di daerah yang dikuasai, melempar bola kepada base pertama untuk membuat pelari mati terpaksa, serta mematikan pelari pada base kedua.
  3. Short stop Short stop berada di sekitar base kedua sampai base ketiga, dan sekitar daerah depan outfield. Short stop bertugas menjaga pukulan bola di daerah yang dikuasai, melempar bola ke arah base satu atau dua untuk membuat pelari mati terpaksa, serta membantu second baseman dalam menjaga base dua.
  4. Third baseman Third baseman (penjaga base ketiga) berdiri di dekat base ketiga sampai di belakang short stop dan di daerah left fielder. Tugas pemain ini antara lain menjaga base ketiga dan melempar bola ke arah pemain first baseman untuk membuat pelari mati terpaksa.

Posisi Penjagaan di Daerah Luar (Outfield)



  1. Left fielder Left fielder menjaga sebelah kiri daerah outfield. Pemain ini bertugas menjaga pukulan bola di daerah yang dikuasainya.
  2. Center fielder Center fielder memiliki daerah yang luas untuk dikuasai, yaitu daerah tengah outfield. Tugas center fielder adalah menjaga bola hasil pukulan di daerahnya, dan mengarahkan tempat yang harus dijaga oleh left fielder dan right fielder.
  3. Right fielder Daerah penjagaan right fielder berada di sebelah kanan daerah outfield. Right fielder bertugas menjaga pukulan bola di daerah yang dikuasainya.
  4. Pitcher Pitcher (pelempar) berdiri di sekitar lingkaran daerah pitcher sampai daerah dekt home plate. Tugas pitcher antara lain melempar bola kepada pemukul (batter) dengan baik, menjaga base pertama ketika pemain first baseman memungut bola, dan membantu pemain di belakang home plate. 
  5. Catcher Daerah yang dikuasai oleh catcher (penangkap) adalah di antara home plate dan back stop. Tugas catcher yaitu menjaga home plate untuk mematikan pelari yang akan mencetak angka, menangkap bola yang dilempar oleh pelempar, serta melempar bola ke base satu, dua, dan tiga untuk mematikan lawan.

Posisi Memukul



Pemain pemukul atau penyerang (batter) bertugas memukul bola untuk mencetak angka (run). Untuk itu, batter harus dapat memukul dengan baik dan lari ke base (base runner), kemudian menginjak atau menyentuh semua base secara berurutan untuk kembali ke home plate.

Sumber pustaka : Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan/Budi Aryanto, Margono; editor, Ahmad Rithaudin; ilustrator, Bayu Aprianto.—Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.

Baca juga ini:

Related Posts:

Ukuran Lapangan dan Bola Baseball

Gambar lapangan baseball, 

Gambar Ukuran Lapangan dan Bola Baseball ~ Olahraga baseball merupakan salah satu olahraga beregu yang dimainkan oleh dua tim, setiap tim biasanya mempunyai 9 pemain yang mempunyai fungsi dan posisi masing-masing. Ada pemain yang bertugas sebagai pelempar, penjaga, pemukul dan lain-lain.


Jika dilihat-lihat, olahraga ini sangat mirip dengan olahraga softball yang membedakannya ialah olahraga baseball diperuntukkan untuk putra sedangkan pada olahraga softball diperuntukkan untuk putri. Olahraga ini sangat populer di Amerika Serikat, bahkan baseball dijadikan olahraga pengisi waktu luang nasional.

Baseball dimainkan di lapangan berbentuk segi empat dengan sisi-sisinya berukuran 27,4 m. Di empat sudut lapangan Baseball terdapat marka yang disebut base. Keempat base itu terdiri atas base awal dinamai home plate, base pertama, kedua, dan base ketiga.


Base berbentuk bujur sangkar dengan ukuran 38 x 38 cm2. Base dibuat lebih tinggi daripada permukaan tanah (gundukan), dan diberi marka dari karet yang disebut pitcher rubber. Jarak antara base yang satu dengan base yang lain adalah 27, 432 m.

Lapangan Baseball dibagi menjadi dua daerah, yaitu daerah dalam (infield) dan daerah luar (outfield). Di daerah infield terdapat seluruh base, sedangkan daerah outfield terletak di luar daerah infield. Pada sisi base pertama dan ketiga terdapat garis foul yang memanjang sampai di lingkaran daerah outfield. Daerah di sebelah dalam garis foul disebut daerah foul.


Peralatan untuk bermain Baseball adalah bola Baseball dan tongkat pemukul yang disebut bat. Bola Baseball berwarna putih dengan berat 6,4-7 ons. Adapun tongkat Baseball berbentuk silinder panjang dengan panjang 106 cm. Tongkat Baseball dapat terbuat dari kayu atau logam aluminium.

Sumber pustaka : Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan/Budi Aryanto, Margono; editor, Ahmad Rithaudin; ilustrator, Bayu Aprianto.—Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.

Baca juga ini:

Related Posts: